oleh

109 Karyawan Pabrik Sepatu di Kabupaten Bandung Positif COVID-19

LEMBANGPEDIA – Temuan 109 kasus positif COVID-19 sekaligus di pabrik sepatu PT Feng Tay di Kecamatan Pameungeuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Temuan 109 kasus positif ini merupakan hasil tes rapid antigen yang dilakukan terhadap 2.319 orang.

“Proses rapid tes antigen mulai 17 Mei, setelah Lebaran. Dari 2.319 orang yang di-rapid, 109 orang positif COVID-19,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Bandung, Grace Mediana, Senin, 24 Mei 2021.

Perusahaan sepatu itu sendiri yang berinisiatif menggelar tes rapid antigen setelah Lebaran demi mengantisipasi penyebaran wabah COVID-19. Pasalnya diyakini ada beberapa karyawan yang bepergian di tengah larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 kemarin.

Setelah temuan tersebut, petugas segera melakukan pelacakan kepada kontak-kontak dekat kasus positif terkait. Dan ditemukanlah 78 anggota keluarga karyawan juga terinfeksi COVID-19.

Ia mengatakan Dinkes melakukan pelacakan berdasarkan temuan seratusan kasus baru itu. Hasilnya ada 78 orang positif, yang merupakan kerabat dari 109 karyawan PT Feng Tay tersebut.

“Jadi 109 orang ditambah 78 orang, tapi itu segmen yang berbeda ya, 109 adalah karyawan dan 78 keluarga,” kata Grace.

Akibat libur Lebaran

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Rukmana mengatakan para karyawan itu terkonfirmasi COVID-19 karena mobilitas saat libur Lebaran.

“Jadi, bukan klaster di tempat kerja, tapi kecenderungannya karyawan memanfaatkan libur Lebaran. Ini yang mengakibatkan lonjakan kasus COVID-19,” kata Rukmana.

Sebagai langkah mencegah kasus serupa di lingkungan perkantoran, menurutnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna telah mengeluarkan surat edaran yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan di tempat kerja.

“Untuk perusahaan yang besar tentunya harus mengatur jadwal masuk kerja, misalnya shift pertama masuk pukul 07.00 WIB, kemudian pukul 7.30 WIB, sehingga tidak terjadi kerumunan saat masuk kerja dan ketika keluar kerja jangan berbondong-bondong,” kata dia.

Selain itu, perusahaan wajib membayar upah saat ada karyawannya yang harus isolasi mandiri karena terpapar COVID-19, termasuk PT Feng Tay yang baru terkena gelombang kasus COVID-19 pasca-Lebaran.(RDN)

News Feed