oleh

Dampak Pedagang Terpapar COVID-19, Pasar Antri Baru Ditutup Selama 14 Hari

CIMAHI – Pemkot Cimahi putuskan menutup operasional Pasar Antri Baru (PAB) selama 14 hari ke depan, sebagai langkah antisipasi membatasi penyebaran virus korona pasca dua pedagang dinyatakan positif COVID-19.

Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Chanifah Listyarini menyatakan, kedua pedagang dinyatakan positif setelah mereka mendapatkan hasil swab test PCR yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Cimahi dan tes Pikobar Kabupaten Bandung Barat. Untuk pedagang asal Cimahi melakukan tes pada 15 Mei 2020 yang hasilnya baru keluar pada 23 Mei 2020.

“Pedagang yang dinyatakan positif, warga Setiamanah yang berdagang kerudung di Blok B pasar Atas. Dan seorang lagi pedagang yang berdomisili di Tani Mulya, Kabupaten Bandung Barat,” ucapnya, Senin (25/5/2020).

Rini mengungkapkan, kasus itu muncul karena sebelumnya telah dilakukan swab test terhadap 58 pedagang PAB. Dari hasil tersebut, pasien yang positif langsung dijemput Dinas Kesehatan Kota Cimahi, beserta Camat Cimahi Tengah dan Lurah Setiamanah untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Cibabat, Kota Cimahi. Sedangkan satu pedagang lagi menjalani perawatan di Rumah Sakit Santosa Bandung.

Dengan situasi seperti ini, lanjut Rini, sesuai arahan Walikota Cimahi, Ajay M Priatna, maka operasional PAB ditutup untuk 14 hari ke depan. Hal itu dilakukan agar penyebaran COVID-19 dapat dibatasi, serta melakukan tracking pada masyarakat yang pernah melakukan Kontak langsung dengan pasien positif tersebut.

“Kami berharap tidak lagi ada penambahan kasus yang berasal dari Pasar Antri Baru, karena hasil swab testnya belum semuanya keluar,” harapnya.

Sedangkan Kepala Diskominfoarpus Kota Cimahi, Harjono menghimbau, agar semua masyarakat yang berkunjung ke Pasar Antri Baru dalam waktu sepekan terakhir, untuk waspada. Selain itu, diharapkan pro aktif untuk segera mendatangi puskesmas terdekat untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.

“Jika ada yang mendapati gejala demam, penurunan fungsi Indra penciuman dan perasa,  maupun diare, langsung datang ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan. Terutama mereka yang kontak langsung dengan pedagang aksesoris dan kerudung di Blok B atas atau kontak langsung dengan pedagang kelontong di Blok C bawah,” himbaunya.

Saat ini Pemkot Cimahi tengah menyusun dan mengatur jadwal rapid test  dan Swab test bagi seluruh pedagang dan pengelola Pasar Antri Baru Cimahi.

Berdasarkan data yang diterima dari Pusat Covid 19 Kota Cimahi, hingga 24 Mei 2020, di Kota  Cimahi terdapat 1579 OTG, 519 ODP, 47 PDP, dan 78 positif covid 19. Dari total 1579 OTG, 1372 telah selesai diperiksa dan hasilnya negatif, sementara  207 lainnya masih alam pematauan, sedangkan dari total 519 ODP, 445 orang telah selesai diperiksa dan hasilnya negatif. Sementara 74 lainnya masih dipantau.

Kemudian dari 47 PDP, ada 25 orang yang negatif dan 22 dalam pengawasan. Sedangkan dari 78 yang positif, 3 meninggal dunia, 21 orang sembuh serta 54 sedang diisolasi. (RDN)

News Feed