oleh

Gempa Cianjur Sebabkan Dua Rumah Rusak di Cikalong Wetan

LEMBANG – Gempabumi mengguncang Kabupaten Cianjur pada Rabu (11/3/2020) malam. Bahkan getarannya dirasakan cukup kuat di wilayah Cikalong Wetan Kab. Bandung Barat.

Kekuatan gempabumi 3,7 magnitudo itu telah menyebabkan kerusakan di dua rumah di wilayah tersebut. Meskipun rumahnya rusak, penghuni tidak sampai mengungsi.

“Pasca gempa, kami cek di sekitar lokasi. Hasil pendataan, dua rumah warga terkena dampak gempa bumi di Cianjur yang terjadi pukul 21.41 WIB,” terang personil BPBD Bandung Barat, Ceceng Sukandi.

Rumah yang mengalami rusak ringan milik Rahmat. Sedangkan rumah dengan kerusakan sedang milik Tarman. Keduanya tinggal di Desa Puteran Kecamatan Cikalongwetan.

“Kerusakan rumah korban hanya di bagian belakang dapur. Untuk korban luka dan jiwa tidak ada,” ujarnya.

Sementara itu, di wilayah waduk Cirata dinyatakan aman dan tidak ada kerusakan.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dr. Daryono menerangkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya yang sangat dangkal hanya 2 kilometer, diyakini bahwa gempa ini merupakan gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) akibat aktivitas sesar aktif.

“Dengan episenter gempa yang terletak di Waduk Cirata, maka diyakini bahwa yang menjadi pembangkit gempa ini adalah Sesar Cirata di Waduk Cirata,” ungkap Daryono dalam keterangan tertulisnya.

Hasil kajian beberapa peneliti menunjukkan bahwa kegempaan mikro di wilayah Cirata memiliki kedalaman sangat dangkal, kurang dari 10 kilometer dengan mekanisme sumber gempa yang didominasi oleh sesar naik.

Menurut Daryono, wilayah antara Cianjur dan Purwakarta termasuk daerah rawan gempa. Sejarah gempa merusak yang pernah terjadi di wilayah ini adalah Gempa Cianjur 1834 dan Gempa Purwakarta 1862.(RDN)

Komentar

News Feed