oleh

HPN 2021, Bupati Bandung Barat Ajak Pers Perangi Hoaks Putus Rantai Covid-19

LEMBANGPEDIA – Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna meminta pers menjadi bagian dari upaya edukasi masyarakat untuk tidak melonggarkan penerapan protokol kesehatan.

Aa Umbara meyakini masyarakat sudah mengetahui bahwa protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. Namun, hal itu belum tampak sebagai kebiasaan di Kabupaten Bandung Barat.

Aa Umbara menilai kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan di Kabupaten Bandung Barat masih kurang. Akibatnya, tidak ada angka penurunan kasus covid-19 yang siginifikan.

“Edukasi ini penting bagi masyarakat untuk menjadikan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru. Ini yang paling efektif mencegah persebaran covid-19. Tentunya ditambah dengan bantuan edukasi dari pers,” kata Aa Umbara dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang diselenggarakan PWI Kabupaten Bandung Barat di Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Selasa, 9 Februari 2021.

Aa Umbara mengingatkan peran pers sebagai pilar demokrasi mampu memberikan informasi pada masyarakat tentang bahayanya covid-19. Ia mengatakan sulit untuk memulihkan perekonomian jika masyarakat masih abai dengan protokol kesehatan.

“Ini tetap menjadi persoalan ketika mata rantai covid-19 belum terputus karena kedisiplinan protokol kesehatan kurang diterapkan. Maka, ekonomi juga akan sulit kembali pulih,” ucapnya.

Berita bohong

Selain itu, Aa Umbara menyinggung juga tentang informasi covid-19 yang menyesatkan masyarakat. Informasi-informasi semacam itu sangat massif dan mudah mempengaruhi masyarakat. Persoalan ini juga akan menambah semakin sulitnya memutus persebaran covid-19.

Kabar-kabar bohong itu, kata Aa Umbara, kemudian disebarkan lagi melalui grup-grup percakapan instan dan media sosial.

“Persebaran informasi bohong dan menyesatkan itu akan membuat masyarakat abai dengan bahayanya covid-19. Ini masalah yang harus diperangi bersama,” kata Aa Umbara.

Sementara melalui pers, masyarakat akan mendapat informasi dari nara sumber yang jelas dengan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Informasi-informasi ilmiah seperti itu yang harusnya disebarluaskan kepada masyarakat.

“Saya meminta kerja sama yang baik dengan pers selama ini tetap terjalin. Informasi yang valid yang dapat mengedukasi masyarakat akan mampu membantu melalui masa-masa sulit dan memulihkan keadaan,” ujar Aa Umbara.(ADV)

News Feed