oleh

Pemprov Jabar Jamin Semua Anak Bisa Sekolah

Caption Foto : Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat yang juga Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, Iwa Karniwa, tengah menjawab pertanyaan dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (JAPRI), di Gedung Sate Jalan Diponegoro nomor 27, Rabu, (8/5/2019). Sumber foto : Disidk Jawa Barat

BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat yang juga Ketua Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019, Iwa Karniwa menjamin seluruh calon peserta didik yang akan mengikuti PPDB  tingkat SMA, SMK dan SLB akan diterima  seluruh sekolah di Jawa Barat.

“Penyelanggaraan pendidikan adalah proses untuk memenuhi hak dasar masyarakat. Karenanya, dalam PPDB tahun ini kita akan upayakan semua anak bisa sekolah,” ujarnya dalam kegiatan Jabar Punya Informasi (JAPRI) di Gedung Sate, Jalan Diponegoro nomor 27, Rabu, (8/5/2019). Dalam JAPRI tersebut, hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar), Dewi Sartika, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Heru Suherman sebagai narasumber.

Seperti dilansir situs resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat, Iwa menjelaskan, jumlah sekolah negeri di Jabar tak bisa menampung seluruh calon peserta didik. Dia menyontohkan, SMA negeri saat ini hanya mampu menampung 34 % dari total calon peserta didik yang tahun ini lulus dari SMP. Sehingga, 64 % lainnya akan diupayakan untuk melanjutkan di sekolah swasta.

 “Kita telah koordinasikan juga kepada seluruh penyelenggara sekolah swasta agar terus mendorong peningkatan kualitas dan mampu memberi pelayanan terbaik bagi siswa,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Kadisdik Jawa Barat, Dewi Sartika. Dia memastikan seluruh sekolah akan menampung seluruh calon peserta didik yang berjumlah sekitar 740 ribu tersebut. “Jika sekolah negeri sudah memenuhi kuota, akan dialihkan ke swasta. Kita yakin ada banyak sekolah swasta yang memiliki kualitas bagus di Jawa Barat,” ungkapnya.

Lebih jauh, Dewi menegaskan kepada orang tua siswa agar tidak khawatir mengenai pembiayaan di sekolah swasta, karena meskipun berstatus sekolah masyarakat, sebagian besar sekolah telah mendapatkan dana tunjangan dari pemerintah, Seperi dana operasional sekolah (BOS) dan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).

 “Jadi sekolah swasta juga berkewajiban untuk menerima maksimal 20 % calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu,” pungkasnya. (RDN)

Komentar

News Feed