oleh

Setelah dicairkan, Dana PIP Siswa di Kab. Bandung Malah Kena Potongan

BANDUNG-Sebanyak 184 siswa di SMAN 1 Banjaran, Kabupaten Bandung mengadukan dana pendidikan dari Program Indonesia Pintar (PIP) telah dipotong sebesar Rp110.000 kepada Komisi V DPRD Jawa Barat.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya menjelaskan, oknum tersebut memotong dana PIP sebanyak dua kali. Pertama sebesar Rp100.000 tiap siswa dan Rp10.000 untuk fotocopy. Sehingga, total yang dipotong sebesar Rp110.000.

“Sepanjang pendalaman ini adalah aktivitas dari oknum yang memfasilitasi jatah aspirasi PIP,” ucap Hadi.

Setiap siswa seharusnya mendapat jatah Rp1.000.000, tetapi malah ada dua kali pemungutan.

Menyikapi persoalan tersebut, Komisi V meminta semua pihak yang terkait dengan hal ini untuk melakukan koreksi, evaluasi dan langkah-langkah pemeriksaan secara internal.

“Ya, bisa pihak Dinas Pendidikan (Disdik) sampai ke bawah juga pihak ombudsman. Bahkan pihak satgas saber pungli Jawa Barat harus menelitinya,” jelasnya.

Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Barat, Haneda Lastoto menyatakan akan mengecek laporan tersebut. Ia pun mengirim surat tembusan pada Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat wilayah VIII.

Menurut Haneda, pemotongan yang dilakukan tim Aspirasi di luar kewenangan dan tanggung jawab sekolah. Pemotongan itu pun, kata Haneda, tidak menggugurkan pencairan dana PIP Aspirasi yang dapat dilakukan oleh penerima manfaat kepada pihak bank.

“Kami akan berkoordinasi dengan tim Aspirasi untuk memastikan tidak melakukan potongan biaya pencairan dana beasiswa pendidikan sebesar Rp100.000,” ucap Haneda.(Tien)

Komentar

News Feed